Artikel

ILMU UKUR TANAH

Pengertian titik, jarak, sudut, luas dan  beda tinggi

TITIK

Titik ada beberapa macam,antara lain :

1. Titik Awal = Suatu titik dimuka bumi dimana dengan titik tersebut bisa mengetahui/menentukan posisi titik-titik lainnya.

2. Titik Ikat = Titik yang secara bersama-sama ditetapkan menyebar pada tempat tempat yang akan dipetakan,

yang berfungsi sebagai ikatan pada lokasi sekitarnya.

3. Titik Detail = Titik dimana harus digambarkan objek-objek yang ada dipermukaan tanah itu.

4. Datum = Titik awal untuk menentukan titik-titik selanjutnya,tetapi ditentukan secara ASTRONOMI GEODESI (posisi yang ditentukan dengan pengamatan/pengukuran benda-benda angkasa).

“Agar titik-titik tersebut tidak bergeser maka harus menentukan JARAK dan SUDUT-nya”

– JARAK

Jarak adalah panjang terpendek yang menyambungkan 2 buah titik.

Jarak dibagi menjadi 2,yaitu :

a. Jarak Datar

b. Jarak Miring

– SUDUT

Sudut adalah selisih antara 2 buah arah dari 2 buah target dititik pengamatan.

Sudut dibagi menjadi 2,yaitu :

a. Sudut Horizontal = Sudut yang terletak pada bidang horizon di titik pengamatan

b. Sudut Vertikal = Sudut pada bidang Vertikal yang dimulai dari titik zenith.

– LUAS

Luas adalah ukuran suatu daerah dalam 2 dimensi di atas permukaan datar.

– BEDA TINGGI

Beda tinggi adalah jarak antara 2buah bidang ekuipotensial (equipotensial) tempat kedua titik tersebut

dan sepanjang garis gravitasi yang melalui salah satu titik tersebut.

– SISTEM KOORDINAT

3 sistem koordinat yang sering dipakai untuk mengukur tanah :

a. Sistem koordinat siku-siku = menggunakan jarak bukan sudut

b. Sistem koordinat pola = diukur dari sumbu X positif

c. Sistem koordinat geografis = diukur dari arah utara

– SKALA

Memiliki 3 arti yang berbeda :

a. Perbandingan panjang = perbandingan jarak diatas gambar dengan jarak sebenarnya

b. Beda kontur (contur) = beda ketinggian (elevasi )

C. Ketelitian gambar = harga skala tersebut merupakan angka pangkat berkelipatan

Skala dibagi menjadi 2,yaitu :

1. Skala gambar —-> Fleksibel

2. Skala angka —-> lebih teliti

– KONTUR

Kontur adalah garis pada peta yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian yang sama.

PRAKTIKUM KERJA KAYU

.

.

.

.

.

Terdapat bermacam-macam mesin kayu untuk membantu pekerjaan tukang kayu dalam proses produksi. Teknologi mesin hingga saat ini justru sudah menggunakan sistem komputerisasi pada berbagai mesin besar dan mesin kombinasi. Sekomplit apapun jenis mesin industri, dalam hal ini adalah mesin untuk proses produksi, adalah merupakan pengembangan dari berbagai fungsi dasar kerja mesin kayu.

Sebaiknya kita perlu memahami dahulu bagaimana prinsip dasar kinerja mesin kayu yang terdiri dalam beberapa kategori dasar.

Mari kita lihat satu persatu kategori tersebut.

Gergaji Belah & Potong
Mesin jenis ini bisa berupa circle saw atau band saw (gergaji pita) dengan fungsi utamanya adalah membelah kayu atau logs. Terdiri dari satu bilah gergaji lingkaran pada satu poros motor penggerak. Konfigurasi pemasangannya pada mesin bisa bermacam-macam. Anda bisa melakukan berbagai pekerjaan kayu dengan mesin ini misalnya: membelah kayu, memotong papan dalam berbagai sudut, membuat pen dan alur.

Prinsip kerja mesin ini adalah untuk membelah kayu hingga pada ukuran mendekati ukuran jadi. harus disisakan beberapa milimeter untuk proses pengetaman dengan mesin serut (planner)

Mesin Ketam/Serut (Planner)
Berfungsi untuk menghaluskan sisi kayu setelah proses penggergajian. Mesin ketam standar bekerja dengan menghaluskan permukaan satu demi satu sisi kayu. Hanya satu meja kerja yang terdapat pisau penyerut. Pada perkembangannya mesin ini bisa sekaligus menyerut 4 sisi kayu dan dikombinasi dengan jenis pisau lainnya.
Poros pisau terpasang horisontal dengan meja penghantar vertikal. Hasil kerja dari mesin ini harus menjadi ukuran final yang tidak mungkin lagi dikurangi kecuali dengan amplas. Hasil permukaan dari kerja mesin ini akan halus, lebih halus dari mesin gergaji karena tidak akan terdapat cuttermark sebesar gergaji.

Mesin Bor (Drilling)
Terdiri dari satu poros motor pada prinsipnya untuk membuat lubang pen, dowel atau lubang untuk sekrup dan alat tambahan lain yang berbentuk bulat. Perkembangannya saat ini mesin bor bisa untuk melakukan pengeboran beberapa lubang sekaligus pada satu permukaan secara horisontal maupun vertikal. Pengeboran sebaiknya dilakukan setelah seluruh permukaan kayu diserut dan dipotong pada ukuran jadi yang diinginkan.

Mesin Profile (Spindle)
Poros pisau terpasang vertikal (menghadap ke atas) pada sebuah permukaan meja mesin dan berfungsi untuk membuat bentuk profile pada sisi samping kayu. Jenis pisau bisa diganti sesuai dengan desain yang diinginkan. Pada kombinasi lain jumlah pisau bisa lebih dari satu dan seluruhnya terpasang secara vertikal. Proses bisa dilakukan setelah proses penggergajian karena hasil kerja mesin ini hampir sama dengan mesin serut, permukaan halus dan cukup dengan mesin amplas sebelum proses finishing.

Router
Prinsip dasarnya mirip dengan mesin bor vertikal namun kepala pisaunya memiliki bentuk dan desain yang berbeda. Karena router ini berfungsi untuk membuat alur pada permukaan kayu maka pisau berada pada posisi vertikal ke arah bawah. (berbalikan dengan mesin profile (spindle). Mesin Router didesain dengan kecepatan putar (rpm) jauh lebih tinggi dari mesin bor biasa.

Mesin-mesin yang disebutkan di atas adalah dasar dari semua mesin kayu yang saat ini terdapat di pabrik ataupun perusahaan penjual mesin. Banyak beberapa desain mesin menggabungkan fungsi dasar dari mesin di atas sehingga timbul nama mesin baru. Namun apabila anda sudah mengerti prinsip kerja dari mesin-mesin di atas akan sangat mudah untuk memahami cara kerja dari mesin yang lain.

PRAKTIKUM KERJA BATU

.

.

.

.

.

.

.

.

Foto praktek kerja batu dalam pembuatan Rolag

Contoh laporan Kerja Batu

Download Contoh laporan Kerja Batu

Kerja Batu All

MEKANIKA FLUIDA

MekanikaFluida

STRUKTUR BETON

Ringkasan Gaya Geser (nikodimus_3201001057)

2 comments on “Artikel

    • Maaf sebelumnya gan, Untuk Harga saya kurang tahu, karna di artikel ini hanya menjelaskan dasar-dasar penggunaan alat.. Coba Agan searching di google aja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s